Research Analyst

Total Konten 29

Artikel 29

Trading Menggunakan Candlestick (Bag-1)

Oleh Alwy Assegaf  |  18/01/2022 07.07

Trading Menggunakan Candlestick (Bag-1)

Candlestick adalah salah satu alat analisa teknikal yang paling popular dan banyak digunakan oleh trader. Pola-pola candlestick mempunyai arti tersendiri dan bisa digunakan sebagai sinyal trading. Pada pembahasan kali ini, kami akan mencoba menelaah mengenai pola candlestick tersebut dan bagaimana pola tersebut menghasilkan sebuah sinyal trading.

Sejarah Singkat Candlestick

Japanese Candlestick atau yang lebih dikenal dengan candlestick, merupakan alat Analisa teknikal yang tertua, yang digunakan sejak tahun 1700-an. Penemu candlestick adalah Munehisa Homma (1724 –1803) seorang anak bungsu dari seorang saudagar kaya di Jepang, yang ditunjuk meneruskan bisnis keluarganya pada tahun 1750.

Homma mulai merintis usaha berasnya di kota Sakata. Sebelum wafat pada tahun 1803, Homma sempat menulis buku, yang diperkirakan dibuat pada tahun 1700-an, dengan judul Sakata Sento dan Soba Sani No Den. Buku ini sangat mempengaruhi metodologi dan sejarah candlestick di Jepang, dan hingga saat ini menjadi metode yang paling popular dalam transaksi pasar keuangan melalui pendekatan Analisa teknikal.

Karateristik Candlestick

Pola candlestick memerlukan konfirmasi pada candle sebelumnya dan candle yang tengah berlangsung. Sebuah pola tidak bisa berdiri sendiri, dan menjadi sinyal trading. Sebuah candlestick bisa menggambarkan pertarungan antara bullish dan bearish, buyer dan seller, supply dan demand, bahkan ketakutan dan kerakusan.  Body pada candlestick mewakili emosi buyer dan seller.

  • Badan pada candlestick dikenal dengan nama real body, merepresentasikan range antara harga pembukaan dan harga penutupan.
  • Badan yang berisikan hitam menunjukkan harga penutupan lebih rendah dari pembukaan (atau biasa disebut pola bearish). Sementara jika badan menunjukkan putih, menunjukkan harga penutupan lebih tinggi dari harga pembukaan (atau biasa disebut pola bullish).
  • Garis kecil di atas atau di bawah real body, disebut upper/lower shadow, merepresentasikan harga tertinggi/terendah pada suatu periode.

Sinyal-Sinyal Candlestick

Sinya Bullish

Nama

Nick Name

Sinyal

  1. Long White Candlestick

 

Strong Bullish

  1. Long White Candlestick (no shadow)

White Marubozu

Strong Bullish

  1. White Candlestick Lower Shadow

 

Bullish

  1. Long White Candlestick (Lower Shadow)

White Closing Bozu

Bullish

  1. Long White Candlestick (Upper Shadow)

White Opening Bozu

Bullish

  1. Short White Candlestick

 

Weak Bullish

 

Sinyal Bearish

Nama

Nick Name

Sinyal

  1. Long Black Candlestick

 

Strong Bearish

  1. Long Black Candlestick (no shadow)

Black Marubozu

Strong Bearish

  1. Black Candlestick Lower Shadow

 

Bearish

  1. Long Black Candlestick (Lower Shadow)

Black Opening Bozu

Bearish

  1. Long Black Candlestick (Upper Shadow)

Black Closing Bozu

Bearish

  1. Short Black Candlestick

 

Weak Bearish

Share

Opini Lain Penulis & Analisis

  • Analisa Trend & Analisa Oscillator
    Oleh Alwy Assegaf  |  08/01/2022 10.28

    Seorang trader harus memahami indikator dan tools analisa mana yang perlu dipakai dalam kondisi pasar yang berubah-ubah.

  • Analisa Multiple Time Frame
    Oleh Alwy Assegaf  |  04/01/2022 19.36

    Pemilihan time frame yang akan digunakan adalah hal yang unik bagi para trader. Idealnya, trader akan memilih time frame utama yang mereka minati.

  • Strategi Trading Menggunakan Ichimoku (Bag-3)
    Oleh Alwy Assegaf  |  12/10/2021 14.36

    Strategy lain dalam Ichimoku adalah dengan menggunakan sinyal Chikou Span.

  • Strategi Trading Menggunakan Ichimoku (Bag-2)
    Oleh Alwy Assegaf  |  07/10/2021 08.00

    Pada pembahasan sebelumnya, kami telah menerangkan mengenai signal dan bearish. Kali ini, kami akan membahas mengenai rule (aturan) trading dengan menggunakan Ichimoku.

  • Strategi Trading Menggunakan Ichimoku (Bag-1)
    Oleh Alwy Assegaf  |  12/08/2021 08.00

    Tenkan Sen/Kijun Sen Cross adalah strategi trading paling tradisional dalam sistem Ichimoku Kinko Hyo.

  • Ringkasan Mingguan Pasar
    Oleh Alwy Assegaf  |  29/03/2021 14.53

    Liburan Paskah ini tidak bisa benar-benar datang pada waktu yang lebih buruk

  • Euro memantul, tetapi ketidakpastian politik tetap ada
    Oleh Alwy Assegaf  |  03/02/2021 15.23

    Euro menguat tajam semalam

  • Ichimoku Kinko Hyo (Bag-2): KUMO
    Oleh Alwy Assegaf  |  07/09/2020 07.14

    Pada pembahasan sebelumnya telah dijelaskan bahwa komponen-komponen Ichimoku terbentuk dari 5 garis indikator yang terpisah. Salah satu garis tersebut ada Senko Span, yang terdiri dari Senko Span A dan Senko Span B.

  • Ichimoku Kinko Hyo (Bag-1)
    Oleh Alwy Assegaf  |  11/08/2020 08.07

    Ichimoku Kinko Hyo dikembangkan oleh Goishi Hosoda, seorang jurnalis dari Jepang yang dikenal juga dengan nama Ichimoku Sanjin, yang berarti apa yang dilihat seorang di atas gunung.

Tampilkan artikel lainnya

Sentimen

Back

Login  Market Insight Account

Akun Market Insight Anda memberi Anda akses ke tools yang kami tawarkan kepada pelanggan kami, termasuk
kami Studi Teknis & amp; Sentimen untuk akun Anda.

Lupa kata sandi ?


Apakah Anda tidak memiliki akun Market Insight? Dengan beberapa langkah mudah, Anda dapat dengan mudah mendaftar

Buat Akun Market Insight

Akun Market Insight Anda memberi Anda akses ke tools yang kami tawarkan kepada pelanggan kami termasuk Studi Teknis kami & Sentimen untuk akun Anda.

register_ty

Terima kasih

Selamat Datang Di Market Insight family!

Anda telah berhasil menyelesaikan pendaftaran.
Kami akan mengirimi Anda email untuk memberi Anda
instruksi dan Syarat dan Ketentuan kami!
Perwakilan akun kami akan menghubungi Anda sebagai
secepatnya. Jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut
jangan ragu untuk mengirimkan email kepada kami melalui info@marketinsight.com

uyari

Peringatan!

Silahkan Hubungi Customer Respentative anda untuk mengaktifkan