Daily Commentary Detail

August 5,2022

Penurunan Dolar, Ketegangan AS-China Mendorong Emas Ke Puncak Baru 1 Bulan

CHART OF THE DAY
Preferensi Kami:

Posisi beli di atas 1777,00 dengan target 1804,00 hingga 1813,00.
Skenario alternatif:
Jika turun  di bawah 1777,00 maka target penurunan berikutnya menuju 1765,00 hingga 1754,00.
Sumber: Trading Central

Sterling Jatuh Setelah Kenaikan Suku Bunga Boe, Memperingatkan Resesi Panjang
Sterling jatuh pada hari Kamis setelah Bank of England (BoE) menaikkan suku bunga terbesar dalam 27 tahun dalam upayanya untuk menjinakkan inflasi yang sekarang terlihat naik lebih dari 13%. Namun, Boe juga juga memperingatkan bahwa resesi panjang diambang pintu. Pound turun 0,35% menjadi $1,2105, setelah diperdagangkan 0,3% lebih tinggi pada $1,2184, sesaat sebelum keputusan BoE diumumkan.
BoE memperingatkan bahwa Inggris menghadapi resesi karena menaikkan suku bunga acuan sebesar 50 basis poin (bps) menjadi 1,75% dalam upaya untuk mengekang inflasi.

KOMODITAS
Penurunan Dolar, Ketegangan AS-China Mendorong Emas Ke Puncak Baru 1 Bulan
Harga emas naik lebih dari 1% untuk mencapai tertinggi baru satu bulan pada hari Kamis, didukung oleh penurunan dolar dan imbal hasil Treasury AS. Kenaikan juga didorong oleh permintaan safe haven di tengah ketegangan AS-China. Spot emas naik 1,1% menjadi $1.784,70 per ons pada 10:47 pagi EDT (1447 GMT), setelah naik ke level tertinggi sejak 5 Juli sebelumnya. Emas berjangka AS melonjak 1,5% menjadi $1,803,50 per ons.
Koreksi  dolar mendorong daya tarik emas bagi pemegang mata uang non dolar AS, sementara turunnya imbal hasil Treasury AS mengurangi biaya peluang memegang emas batangan yang tidak memberikan imbal hasil.

ENERGI
Harga Minyak Jatuh Ke Level Terendah Sejak Sebelum Invasi Ukraina Karena Kekhawatiran Resesi
Harga minyak global turun pada hari Kamis ke level terendah sejak sebelum invasi Rusia Februari ke Ukraina karena para trader khawatir akan kemungkinan resesi ekonomi akhir tahun ini yang dapat menghambat permintaan energi.
Benchmark minyak mentah berjangka Brent turun lebih dari 3% menjadi $93,81 per barel setelah menyentuh level terendah pertengahan sesi di $93,20, terendah sejak 21 Februari. Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) turun 2,7% menjadi $88,21 setelah menyentuh level terendah sejak 3 Februari menjadi $87,97.
Penurunan harga minyak bisa menjadi bantuan bagi negara-negara konsumen besar seperti Amerika Serikat dan negara-negara di Eropa yang telah mendesak produsen untuk meningkatkan produksi guna mengimbangi pasokan yang ketat dan memerangi kenaikan inflasi.

SAHAM
Wall Street Merosot Seiring Penurunan Imbal Hasil Obligasi Di Tengah Kekhawatiran Resesi
Saham Wall Street tergelincir pada hari Kamis bersamaan dengan turunnya imbal hasil Treasury dan harga minyak karena kekhawatiran resesi meningkat di kalangan investor menyusul peringatan Bank of England tentang potensi resesi jangka panjang, yang mendorong sterling ke level terendah satu minggu.
S&P 500 (.SPX) turun 0,42% menjadi 4.137 pada 14:43 GMT, setelah ditutup pada level tertinggi dua bulan di sesi sebelumnya. Dow (.DJI) turun 0,42% menjadi 32.676, dan Nasdaq (.NDX) turun 0,49% menjadi 13.188, mundur dari puncak tiga bulan.
Imbal hasil Treasury dua tahun turun 5,9 basis poin menjadi 3,0488%, sedangkan imbal hasil untuk tenor 10 tahun turun 7,2 basis poin menjadi 2,6756%.

Imbal Hasil Obligasi AS Tenor 10 Tahun Turun Di Bawah 2,70% Setelah Klaim Pengangguran Meningkat
Surat utang pemerintah AS berfluktuasi Kamis pagi setelah investor menyambut serangkaian data ekonomi baru yang positif. Sekitar pukul 12:50. ET, imbal hasil obligasi untuk tenor 10 tahun turun menjadi 2,697%. Imbal hasil pada obligasi Treasury 30 tahun naik menjadi 2,983%. Imbal hasil bergerak berbanding terbalik dengan harga.
Di sisi data, klaim pengangguran awal naik menjadi 260.000 untuk pekan yang berakhir 30 Juli, sesuai perkiraan. Pembacaan terbaru datang menjelang laporan pekerjaan besar Jumat.

ANALISIS
EUR/GBP kemungkinan akan bergerak lebih tinggi dalam waktu dekat, target tiga bulan di 0,86 - Danske Bank
“Kami mengubah pandangan kami atas Bank of England dan saat ini memperkirakan kenaikan suku bunga 50bp lagi pada bulan September dan 25bp lagi pada bulan November, mengakui bahwa Bank of England mungkin belum siap untuk sepenuhnya menghentikan siklus kenaikan, meskipun risiko resesi meningkat. Pengetatan lebih lanjut diperlukan untuk mendinginkan tekanan inflasi yang luar biasa tinggi. Kami memperkirakan tidak ada kenaikan suku bunga setelah pertemuan November (walaupun kenaikan suku bunga 25bp lainnya pada bulan Desember mungkin bisa terjadi pada saat ini) dan percaya pasar akan mulai lebih fokus pada kemungkinan penurunan suku bunga pada tahun 2023 ketika Inggris benar-benar jatuh ke dalam resesi."
“Kami sedikit lebih dovish daripada pasar, karena Bank of England lebih menekankan pada prospek ekonomi daripada apa yang diyakini pasar. Kami masih melihat kasus untuk EUR/GBP untuk bergerak sedikit lebih tinggi dalam jangka pendek pada tingkat relatif, menargetkan pasangan mata uang ini. pada 0,86 dalam 3bulan. Lebih jauh, GBP biasanya terapresiasi ats EUR di saat USD berkinerja baik dan memperkirakan EUR/GBP bergerak kembali menuju 0,84 dalam 12 bulan."

Lihat Market Insight

  • Ratna Basuki

    Feb 22 2022
    Rahasia Penting Psikologi T...
    Sehandal apapun analisa maupun indikator yang Anda pakai, tantangan terbesar dalam trading adalah kondisi psikologis diri send...
  • Kuswanto

    Jan 18 2022
    Indikator Identifikasi Tre...
    Pada seri indikator kali ini, kita akan membahas sebuah indikator atau alat bantu yang berasal dari Jepang, bernama Ichimoku K...
  • Market Insight GKinvest Team

    Mar 23 2019
    Look Ahead Mingguan
    Liburan yang dipersingkat

Berita Populer

Back

Login  Market Insight Account

Akun Market Insight Anda memberi Anda akses ke tools yang kami tawarkan kepada pelanggan kami, termasuk
kami Studi Teknis & amp; Sentimen untuk akun Anda.

Lupa kata sandi ?


Apakah Anda tidak memiliki akun Market Insight? Dengan beberapa langkah mudah, Anda dapat dengan mudah mendaftar

Buat Akun Market Insight

Akun Market Insight Anda memberi Anda akses ke tools yang kami tawarkan kepada pelanggan kami termasuk Studi Teknis kami & Sentimen untuk akun Anda.

register_ty

Terima kasih

Selamat Datang Di Market Insight family!

Anda telah berhasil menyelesaikan pendaftaran.
Kami akan mengirimi Anda email untuk memberi Anda
instruksi dan Syarat dan Ketentuan kami!
Perwakilan akun kami akan menghubungi Anda sebagai
secepatnya. Jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut
jangan ragu untuk mengirimkan email kepada kami melalui info@marketinsight.com

uyari

Peringatan!

Silahkan Hubungi Customer Respentative anda untuk mengaktifkan