Daily Commentary Detail

November 20,2020

USD/TRY Turun Setelah CBRT Naikkan Suku Bunga Besar-besaran

BEST CHART
XAU/USD – 4hr Candlesticks
 
Emas sedang berkonsolidasi setelah penurunan harian $100 dengan membentuk pola bear flag, dimana targetnya adalah panjang dari penurunan sebelumnya dari area breakout, yang target penurunannya adalah $ 1750 per oz.

MARKETS
Bursa saham Wall Street menguat pada hari Kamis, namun lebih didorong oleh saham teknologi daripada real-world setelah buy on dip di tengah kekhawatiran akan meningkatnya kasus virus. Pada hari Kamis, CDC (pusat pengendalian penyakit) menyarankan orang Amerika tidak melakukan perjalanan untuk Thanksgiving, tradisi hari libur keluarga. Ada juga optimisme yang bisa didapat dari kabar baik uji coba tahap 2 dari AstraZeneca tentang vaksin COVID-nya.
Dolar AS berbalik turun setelah data klaim pengangguran AS mengecewakan dan karena sentimen pasar secara keseluruhan meningkat, mengurangi kebutuhan safe haven.
Emas turun lebih dari 1% untuk menguji kembali support utama di $ 1850 per oz. Penembusan yang akan terjadi dalam Bitcoin telah menarik perhatian minggu ini.
Bitcoin menghapus kerugian awal untuk naik kembali lebih dari $18.000 Crypto lainnya, Ethereum naik ke atas bulan Juni dan mencetak level tertinggi baru dalam 2 tahun.
Setelah beberapa hari positif, harga minyak akhirnya turun pada hari Kamis di tengah prospek permintaan yang memburuk karena pembatasan baru di beberapa negara bagian. Minyak akan cenderung dalam pola bertahan sampai pertemuan OPEC pada 30 November.

TRY new era
CBRT (Central Bank of the Republic of Turkey) menaikkan suku bunga seperti yang diperkirakan dari 10,25% menjadi 15% dalam penyesuaian besar pertama kali atas kebijakan moneter. Lira Turki menguat lebih dari 2% terhadap dolar dan euro. USD/TRY berada di 7,52 setelah menembus 8,00 untuk pertama kalinya bulan lalu. Mata uang telah melemah tajam sejak 2013 ketika nilai tukar berada di bawah 2.0 dan mungkin akan segera pulih.
Penguatan lira tersebut menjadi kenaikan mingguan terbesarnya sejak 2008 ketika Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan berjanji untuk mengadopsi model ekonomi baru yang berpusat pada inflasi yang lebih rendah dan investasi internasional. Perubahan haluan yang nyata dalam sikap terhadap devaluasi mata uang dan inflasi di Turki setelah pelantikan gubernur bank sentral baru Naci Agbal telah membuat investor berduyun-duyun kembali ke aset Turki.

Lihat Market Insight

  • Market Insight GKinvest Team

    Mar 28 2018
    Catatan Trading
    By Philipp Pfitzenmaier, Trade With Precision
  • David Morrison

    Jan 11 2019
    Dollar Melesat
    EURUSD jatuh lagi ke bawah 1.1500
  • Alwy Assegaf

    Sep 07 2020
    Ichimoku Kinko Hyo (Bag-2):...
    Pada pembahasan sebelumnya telah dijelaskan bahwa komponen-komponen Ichimoku terbentuk dari 5 garis indikator yang terpisah. Sa...

Berita Populer

Back

Login  Market Insight Account

Akun Market Insight Anda memberi Anda akses ke tools yang kami tawarkan kepada pelanggan kami, termasuk
kami Studi Teknis & amp; Sentimen untuk akun Anda.

Lupa kata sandi ?


Apakah Anda tidak memiliki akun Market Insight? Dengan beberapa langkah mudah, Anda dapat dengan mudah mendaftar

Buat Akun Market Insight

Akun Market Insight Anda memberi Anda akses ke tools yang kami tawarkan kepada pelanggan kami termasuk Studi Teknis kami & Sentimen untuk akun Anda.

register_ty

Terima kasih

Selamat Datang Di Market Insight family!

Anda telah berhasil menyelesaikan pendaftaran.
Kami akan mengirimi Anda email untuk memberi Anda
instruksi dan Syarat dan Ketentuan kami!
Perwakilan akun kami akan menghubungi Anda sebagai
secepatnya. Jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut
jangan ragu untuk mengirimkan email kepada kami melalui info@marketinsight.com

uyari

Peringatan!

Silahkan Hubungi Customer Respentative anda untuk mengaktifkan