Daily Commentary Detail

November 25,2021

Waktu Tepat Beli Apple

Saham Apple (AAPL) melonjak ke harga tertinggi setelah laporan pendapatan kuartal kedua dari raksasa elektronik ini. Sayangnya, harganya turun. Namun ini justru membuka peluang bagi investor untuk mengakumulasi kembali AAPL.

Sekurang-kurangnya, ada tiga alasan besar yang mendasari saat ini merupakan saat yang tepat untuk belanja Apple (AAPL). (1). Harga saham Apple baru-baru ini mengalami koreksi ditengah laporan bahwa permintaan iPhone 13 sangat besar sekali. (2). Pendapatan per kwartal diperkirakan akan tetap solid sejalan dengan banyaknya konsumen yang mengupgrade perangkatnya menjadi 5G. (3).Apple memiliki peluang masa depan yang sangat bagus di jaman perangkat telepon pintar 5G.

Apple telah menjadi kisah sukses Amerika. Kehadirannya pertama kali telah revolusi komputer pribadi pada 1970-an dengan Apple II. Kemudian diciptakan kembali PC pada 1980-an dengan Macintosh. Co-founder Steve Jobs kembali menjalankan Apple pada tahun 1997 dan mengawasi serangkaian inovasi yang berhasil termasuk iMac, iPod, iTunes, iPhone, iPad, dan App Store.

Pendorong terbesar kesuksesan Apple di era modern adalah iPhone. Smartphone ini mengubah permainan, dengan memulai debutnya pada tahun 2007, memicu pertumbuhan besar-besaran selama bertahun-tahun dan menciptakan basis pelanggan setia yang bersedia membeli produk dan layanan Apple. Tetapi penjualan iPhone kemudian melambat karena kemudian tidak ada pengembangan lebih lanjut. Namun kini Apple berada di tengah siklus peningkatan besar dengan iPhone 5G-nya.

Pada 18 Oktober, Apple meluncurkan komputer notebook MacBook Pro baru, earbud nirkabel AirPods generasi ketiga, dan tingkat harga yang lebih rendah untuk layanan Apple Music-nya. Paska peluncuran ini, saham Apple naik 1,2%.

Sebulan sebelumnya, tepatnya pada 14 September, perusahaan yang berbasis di Cupertino, California ini mengumumkan smartphone generasi kedua yang mendukung 5G, iPhone seri 13. Ini merupakan peningkatan bertahap untuk seri iPhone sejak diluncurkan 12 tahun lalu. Perangkat iPhone 13 menampilkan layar yang lebih cerah, prosesor yang lebih cepat, kamera yang lebih baik, dan masa pakai baterai yang lebih lama. Seperti model sebelumnya, handset baru ini memiliki ukuran layar 5,4, 6,1 dan 6,7 inci dan harga mulai dari $699 hingga $1.099. Saat itu Apple juga meluncurkan jam tangan pintar Apple Watch Series 7 dan tablet iPad baru.

Dengan semakin matangnya bisnis iPhone, investor bertanya-tanya apa pendorong pertumbuhan besar berikutnya untuk saham Apple. Akhir-akhir ini, ada dua bisnis Apple yang dapat meningkatkan penjualan dan keuntungan, yaitu layanan dan perangkat yang dapat dikenakan (wearables).

Pada kuartal September, pendapatan dari layanan Apple naik 26% dari tahun ke tahun menjadi $18,3 miliar. Layanan termasuk App Store, AppleCare, iCloud, Apple Pay, Apple Music, Apple TV+, Apple Arcade, dan penawaran lainnya. Sementara unit Wearables, Home and Accessories Apple melihat penjualan dapat meningkat 12% menjadi $8,8 miliar pada kuartal ketiga tahun ini. Unit ini mencakup perangkat yang dapat dikenakan seperti Apple Watch, earbud nirkabel AirPods, dan headphone Beats. Ini juga berisi speaker nirkabel Apple HomePod Mini dan gadget lain-lain.

Dalam laporan dibulan Oktober, target penjualan Apple pada kuartal keempat meleset dari perkiraan. Namun tidak demikian dengan pendapatan saham Apple yang sebesar $1,24 per saham dari penjualan $83,4 miliar pada kuartal yang berakhir 25 September. Analis memperkirakan pendapatan $1,24 per saham dari penjualan $85,1 miliar. Secara tahun-ke-tahun, pendapatan Apple sendiri naik 70% dengan kenaikan penjualan sebesar 29%. Katalis berikutnya yang mungkin untuk saham Apple adalah laporan penjualan liburan.

Saham Apple memiliki peringkat komposit yang sangat baik, dengan menggabungkan analisa kinerja fundamental dan teknikal, dengan potensi pertumbuhan terbaik. Pada Agustus 2020, Apple menjadi perusahaan pertama yang mencapai kapitalisasi pasar $2 triliun. Microsoft (MSFT) mencapainya pada bulan Juni 2021 dan induk Google, Alphabet (GOOGL) mengikuti pada November.

Sebagaimana menurut Morgan Stanley, Apple adalah salah satu pemain investasi nirkabel 5G terbaik. Saat ini sahamnya diperdagangkan pada kisaran $161. Setelah rekor kenaikannya baru-baru ini, ada tekanan jual yang siap dilakukan oleh investor institusional. Koreksi yang terjadi membuka potensi beli setidaknya pada harga $157. Dengan titik harga dukungan di $153 kemudian $145 dan $137.

Lihat Market Insight

Berita Populer

Back

Login  Market Insight Account

Akun Market Insight Anda memberi Anda akses ke tools yang kami tawarkan kepada pelanggan kami, termasuk
kami Studi Teknis & amp; Sentimen untuk akun Anda.

Lupa kata sandi ?


Apakah Anda tidak memiliki akun Market Insight? Dengan beberapa langkah mudah, Anda dapat dengan mudah mendaftar

Buat Akun Market Insight

Akun Market Insight Anda memberi Anda akses ke tools yang kami tawarkan kepada pelanggan kami termasuk Studi Teknis kami & Sentimen untuk akun Anda.

register_ty

Terima kasih

Selamat Datang Di Market Insight family!

Anda telah berhasil menyelesaikan pendaftaran.
Kami akan mengirimi Anda email untuk memberi Anda
instruksi dan Syarat dan Ketentuan kami!
Perwakilan akun kami akan menghubungi Anda sebagai
secepatnya. Jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut
jangan ragu untuk mengirimkan email kepada kami melalui info@marketinsight.com

uyari

Peringatan!

Silahkan Hubungi Customer Respentative anda untuk mengaktifkan